Featured Post

Recommended

Kumpulan Website Yang Menyediakan Tools Menarik

Halo Sobat Teknisi, apa kabar? Semoga semua baik-baik saja ya. Terimakasih sudah berkunjung ke blog teknisiserbabisa.com semoga apa yang ada...

Mengatasi Storage Penuh Akibat Docker di Windows (WSL 2)

Mengatasi Storage Penuh Akibat Docker di Windows (WSL 2)


Bagi Anda yang sering menggunakan Docker Desktop di Windows dengan backend WSL 2 (Windows Subsystem for Linux), mungkin pernah mengalami satu masalah klasik: ruang penyimpanan (storage) yang terus membengkak.

Docker memang sangat efisien untuk development, namun file virtual disk (.vhdx) yang digunakan oleh WSL 2 bersifat dynamically expanding. Artinya, ukurannya akan terus bertambah seiring Anda mengunduh image atau menjalankan container, tetapi tidak akan otomatis mengecil meskipun image atau container tersebut sudah Anda hapus.

Akibatnya, ber-gigabyte ruang hard disk Anda akan tertahan. Jangan khawatir, Anda tidak perlu menginstal ulang Docker. Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk melakukan compacting (kompresi) pada virtual disk Docker dan mengembalikan ruang storage Anda.

 

Langkah 1: Cek Penggunaan Storage Docker (Opsional tapi Disarankan)

Sebelum mengecilkan ukuran disk, pastikan Anda sudah menghapus data Docker yang tidak terpakai (seperti dangling images atau stopped containers). Buka Command Prompt (CMD) atau Terminal, lalu ketikkan perintah berikut untuk melihat status penggunaan storage:

 

docker system df

 

(Tips: Jika Anda ingin membersihkan cache dan image yang tidak terpakai sebelum melanjutkan, Anda bisa menjalankan perintah docker system prune -a). 


Langkah 2: Matikan Layanan WSL Sementara

Karena kita akan memodifikasi file disk virtual sistem, kita harus memastikan Docker dan WSL sedang tidak berjalan. Buka CMD atau PowerShell Anda, lalu cek status WSL saat ini:

 

wsl --list --verbose

 

Anda akan melihat output seperti ini:

 

NAME              STATE           VERSION
* docker-desktop    Running         2

 

Untuk mematikan semua layanan WSL, jalankan perintah berikut:

 

wsl --shutdown

 

Cek kembali dengan wsl --list --verbose untuk memastikan statusnya sudah berubah menjadi Stopped.

 

Langkah 3: Gunakan Diskpart untuk Mengecilkan File VHDX

Sekarang, kita akan menggunakan tool bawaan Windows bernama diskpart untuk melakukan compacting pada file .vhdx milik Docker.

 

(1) Di CMD atau Terminal yang sama, ketikkan perintah:

 

diskpart


(Sebuah jendela baru mungkin akan muncul meminta akses Administrator, klik Yes).

 

(2) Setelah masuk ke prompt DISKPART>, Anda harus memilih file virtual disk Docker Anda.

Catatan Penting: Sesuaikan path lokasi file .vhdx di bawah ini dengan direktori instalasi Anda. Pada contoh ini, file berada di drive D:.
(Jika Anda menggunakan pengaturan default, lokasinya biasanya ada di C:\Users\NamaUser\AppData\Local\Docker\wsl\data\ext4.vhdx).

Ketikkan perintah berikut (sesuaikan lokasi path-nya):

 

select vdisk file="D:\Progfiles\DockerVolumes\DockerDesktopWSL\disk\docker_data.vhdx"

 

Jika berhasil, akan muncul pesan: DiskPart successfully selected the virtual disk file.

 

(3) Langkah terakhir adalah mengompresi disk tersebut dengan perintah:

 

compact vdisk

 

Tunggu prosesnya hingga mencapai 100%. Tergantung seberapa besar file Anda dan kecepatan penyimpanan Anda, ini bisa memakan waktu beberapa detik hingga beberapa menit. 

 

Jika sudah selesai, akan muncul notifikasi: DiskPart successfully compacted the virtual disk file.

 

(4) Ketik exit untuk keluar dari Diskpart.

 

Selesai! Cek Kembali Storage Anda



Sekarang Anda bisa mengecek kembali kapasitas drive C: atau D: Anda di Windows Explorer. Ruang penyimpanan yang sebelumnya "tersandera" oleh file VHDX Docker yang membengkak kini sudah kembali normal.



Anda bisa langsung membuka aplikasi Docker Desktop kembali, dan WSL akan otomatis menyala tanpa masalah. Lakukan trik ini secara berkala, terutama setelah Anda melakukan pruning (penghapusan besar-besaran) pada image Docker Anda.

Menjalankan Microsoft SQL Server di Docker

Menjalankan Microsoft SQL Server di Docker


 

Halo, Sobat Teknisi Serba Bisa! Selamat datang kembali, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya tetap sehat dan ngodingnya nggak banyak error ya!


Pernahkah kalian merasa frustrasi saat laptop mulai melambat gara-gara harus menginstal SQL Server secara lokal? Belum lagi urusan konfigurasi Windows Service yang bikin kepala cenat-cenut, atau saat ingin memindahkan lingkungan kerja ke komputer lain tapi takut database-nya berantakan? Itulah keluh kesah yang sempat saya rasakan minggu lalu.

 

Nah, buat kalian yang lagi mengalami dilema serupa, yuk disimak panduan lengkap cara pull, up, dan cek versi SQL Server di Docker dari awal sampai bisa diakses!


Langkah 1: Tarik (Pull) Image SQL Server ke Docker


Sebelum kita menjalankan container, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengunduh (pull) image resmi SQL Server dari Microsoft Repository. Kita akan menggunakan versi SQL Server 2022 (basis dari versi 16.x).

 

Buka terminal atau Command Prompt kalian, lalu jalankan perintah ini:


docker pull mcr.microsoft.com/mssql/server:2022-latest


Arti dari Command di Atas:

  • docker pull: Perintah dasar untuk mengunduh image dari Docker Hub atau Container Registry ke komputer lokal Anda.

  • mcr.microsoft.com/mssql/server:2022-latest: Alamat registry resmi milik Microsoft untuk mengambil image SQL Server edisi terbaru (yang berbasis versi 16.x).


Langkah 2: Jalankan Container (Docker Run / Up)


Setelah proses pull selesai, saatnya kita menyalakan atau menaikkan (up) container tersebut ke dalam sistem. Di sinilah magic-nya terjadi, di mana SQL Server akan berjalan di dalam sebuah container terisolasi.

 

Ketik perintah berikut di terminal (Pastikan ganti teks password sesuai keinginan kalian):


docker run -e "ACCEPT_EULA=Y" \
           -e "MSSQL_SA_PASSWORD=PasswordKuStrong123!" \
           -e "MSSQL_PID=Developer" \
           -p 1433:1433 \
           --name sqlserver-16 \
           -d mcr.microsoft.com/mssql/server:2022-latest


Penjelasan Detail Setiap Parameter:

  • docker run: Perintah untuk membuat dan langsung menjalankan sebuah container baru dari image yang sudah di-download.

  • -e "ACCEPT_EULA=Y": Environment variable wajib untuk menyetujui Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir (End User License Agreement) dari Microsoft.

  • -e "MSSQL_SA_PASSWORD=PasswordKuStrong123!": Mengatur password untuk user administrator utama bernama sa. (Syaratnya: minimal 8 karakter, ada huruf besar, kecil, angka, dan simbol).

  • -e "MSSQL_PID=Developer": Menentukan edisi SQL Server yang digunakan. Pilihan Developer ini gratis dan memiliki fitur lengkap khusus untuk pengembangan/uji coba.

  • -p 1433:1433: Memetakan port. Angka pertama (1433) adalah port di komputer fisik Anda (host), dan angka kedua (1433) adalah port di dalam container. Ini membuat aplikasi database Anda bisa diakses lewat port standar SQL Server.

  • --name sqlserver-16: Memberikan nama yang ramah dan mudah diingat pada container kita (daripada menggunakan ID acak dari Docker).

  • -d: Singkatan dari Detached mode. Artinya, container akan berjalan di latar belakang (background) sehingga terminal Anda tetap bisa dipakai untuk perintah lain.

     

Langkah 3: Verifikasi dan Cek Versi SQL Server via Shell Container

 

Setelah container berhasil up, mari kita pastikan apakah mesin database ini benar-benar hidup dan berjalan pada versi yang diinginkan. Kita bisa masuk ke dalam shell container dan mengeceknya langsung menggunakan perangkat bawaan (sqlcmd).

 

Jalankan perintah berikut:


docker exec -it sqlserver-16 /opt/mssql-tools18/bin/sqlcmd -S localhost -U sa -P "PasswordKuStrong123!" -C -Q "SELECT @@VERSION;"


Arti dari Command Pengecekan Ini:

  • docker exec: Perintah untuk menjalankan sebuah perintah di dalam container yang sedang aktif.

  • -it: Menggabungkan -i (interactive) dan -t (tty) agar kita bisa berinteraksi secara langsung dengan terminal di dalam container.

  • sqlserver-16: Nama container yang tadi kita tentukan saat proses run.

  • /opt/mssql-tools18/bin/sqlcmd: Path direktori tempat aplikasi utilitas sqlcmd berada di dalam container Linux milik Microsoft.

  • -S localhost: Menentukan server target (lokal di dalam container).

  • -U sa: Menentukan username login (menggunakan akun sa).

  • -P "PasswordKuStrong123!": Memasukkan password administrator yang sudah dibuat pada langkah sebelumnya.

  • -C: Mengabaikan validasi sertifikat SSL (opsional tapi sering diperlukan untuk koneksi aman lokal).

  • -Q "SELECT @@VERSION;": Query SQL singkat yang dikirimkan langsung untuk menanyakan informasi versi SQL Server yang sedang berjalan.

 

Jika berhasil, terminal akan menampilkan informasi detail mengenai versi SQL Server (16.x) yang aktif di dalam container Docker Anda! Sekarang, Anda bisa menyambungkan aplikasi atau SQL Server Management Studio (SSMS) dari komputer utama ke localhost,1433.

 

Kesimpulan

 

Memindahkan SQL Server ke Docker adalah solusi cerdas untuk menjaga kesehatan performa komputer sekaligus membuat lingkungan kerja database menjadi jauh lebih portabel dan rapi. Kita tidak perlu lagi repot melakukan instalasi berat yang mengotori sistem operasi utama. Cukup beberapa baris perintah pull dan run, database siap digunakan kapan saja dan di mana saja!

 

Bagaimana, Sobat Teknisi? Cukup mudah dan menyenangkan bukan?

 

Jika postingan di artikel ini terasa menarik dan bermanfaat untuk kalian, jangan lupa untuk share ke teman-teman, rekan kerja, atau grup komunitas kalian supaya mereka juga terbantu dan nggak pusing lagi mikirin instalasi database yang ribet.


Sampai jumpa di tips dan trik teknis berikutnya hanya di teknisiserbabisa.com! Salam troubleshooter!

Mengoptimalkan Audio di Foobar2000 dengan Equalizer Preset Favorit

Mengoptimalkan Audio di Foobar2000 dengan Equalizer Preset Favorit


Halo, teman-teman!


Foobar2000 adalah pemutar audio ringan dengan fitur yang sangat lengkap. Salah satu fitur unggulannya adalah Equalizer, yang memungkinkan kalian menyempurnakan kualitas audio sesuai selera. Kali ini, kami ingin berbagi dua preset equalizer favorit yang sering digunakan oleh banyak pengguna:

  1. punch-sparkle: Preset ini dirancang untuk menonjolkan bass dan treble, memberikan sensasi audio yang lebih hidup. Namun, jika terasa seperti overpass atau bass kurang terkontrol, jangan khawatir, ada alternatifnya.
  2. punch-sparkle-auto-level: Preset ini lebih seimbang, cocok untuk mendengarkan musik dengan berbagai genre tanpa khawatir distorsi. Saya pribadi lebih sering menggunakan preset ini karena hasilnya lebih natural dan nyaman di telinga.

 

Untuk mencoba kedua preset ini, kalian dapat mengunduhnya langsung dari tautan berikut:


punch-sparkle.feq
punch-sparkle-auto-level.feq


Kalau teman-teman ingin melihat nilai konfigurasi dari kedua preset equalizer ini, langsung saja cek file RAW-nya di bawah ini ya.


punch-sparkle.feq


3
5
3
-1
-3
-5
-5
-3
-2
1
1
1
0
2
1
3
5
3


punch-sparkle-auto-level.feq


-2
0
-2
-6
-8
-10
-10
-8
-7
-4
-4
-4
-5
-3
-4
-2
0
-2


Jika ingin melihat preset lain teman-teman bisa mengunjungi https://github.com/xSwagboy69x/EQ-Presets disitu terdapat banyak jenis preset equalizer untuk foobar2000 dengan berbagai channel, saya juga mengambil referensi dari link tersebut.


Keterkaitan dengan Artikel Lain di Teknisi Serba Bisa Dalam pengaturan untuk artikel ini, saya menggunakan beberapa komponen tambahan di Foobar2000, seperti Input DTS, Efek Reverb, dan tentu saja Equalizer. Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa membaca artikel-artikel berikut:

  1. Setting Foobar2000: Suara Mantap dengan MP3 Player Ringan: Panduan dasar untuk mengoptimalkan Foobar2000.

  2. Setting Equalizer Manual di Foobar2000: Pelajari cara mengatur equalizer secara manual untuk hasil maksimal.

  3. Cara Install Efek Reverb di Foobar2000: Panduan menambahkan efek reverb untuk pengalaman audio lebih mendalam.


Bagaimana cara menggunakannya?

  1. Unduh preset yang diinginkan (format file .feq).

  2. Buka Foobar2000, pilih menu File > Preferences.

  3. Navigasikan ke Playback > DSP Manager, lalu pilih Equalizer.

  4. Klik Import Preset, dan pilih file .feq yang telah diunduh.

  5. Aktifkan preset dan nikmati musik dengan kualitas audio yang lebih baik!


Kemudian, untuk setting urutan DSP yang aktif di Foobar2000 saya yang diposisi pertama ada reverb kemudian baru diikuti oleh equalizer, atau bisa dilihat pada gambar berikut.

Active DSPs

Jika kalian punya tips atau preset lainnya, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar. Bagikan artikel ini ke teman-teman kalian agar lebih banyak orang bisa menikmati pengalaman audio terbaik dengan Foobar2000.

 

Selamat mencoba dan nikmati musik favorit kalian dengan kualitas terbaik! :)

HIX.AI: Alat Praktis untuk Ringkasan Video YouTube

HIX.AI: Alat Praktis untuk Ringkasan Video YouTube


Pernahkah Anda menemukan video YouTube menarik tetapi terlalu panjang untuk ditonton secara langsung? Jangan khawatir, karena sekarang ada HIX.AI, alat berbasis AI yang bisa membantu Anda membuat ringkasan video YouTube secara instan.

 

Sebagai teknisi yang sering belajar dan berbagi dari video YouTube, Anda pasti membutuhkan cara untuk menangkap poin-poin penting tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam. Inilah alasan mengapa HIX.AI sangat berguna!


HIX.AI memiliki fleksibilitas paket layanan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari gratis hingga berbayar. Paket gratis memungkinkan penggunaan terbatas seperti ringkasan 1 artikel per bulan atau hingga 1.000 kata per minggu. Namun, bagi pengguna profesional yang membutuhkan fitur tanpa batas, tersedia paket Pro dengan harga mulai dari $4,99/bulan, atau bahkan akses penuh tanpa batas dengan biaya $39,99/bulan (saat artikel ini terbit, Desember 2024).

 

Keunggulan HIX.AI untuk Ringkasan YouTube:

  1. Proses Cepat: Masukkan link video YouTube, dan HIX.AI akan langsung memberikan ringkasannya.
  2. Hasil Akurat: AI cerdas ini memahami isi video dan menghasilkan ringkasan yang relevan.
  3. Efisiensi Waktu: Tak perlu lagi menonton video panjang untuk mengambil inti pembahasannya.
  4. Fleksibel: Cocok untuk berbagai jenis video—tutorial, vlog, presentasi, hingga dokumenter.

 

Cara Menggunakan HIX.AI untuk Ringkasan Video YouTube


  1. Kunjungi HIX.AI.
  2. Salin link video YouTube yang ingin dirangkum.
  3. Tempelkan link di fitur summary HIX.AI.
  4. Klik generate, dan ringkasan Anda siap dalam hitungan detik!

 

Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke teman-teman Anda. Siapa tahu mereka juga butuh alat seperti ini!

Membuat Fitur Text-to-Speech di Website dengan SpeechSynthesis API (JS)

Membuat Fitur Text-to-Speech di Website dengan SpeechSynthesis API (JS)


Halo, sobat Teknisi Serba Bisa!


Kali ini kita akan belajar cara membuat fitur Text-to-Speech (TTS) di website menggunakan SpeechSynthesis API. Dengan fitur ini, Anda dapat membuat teks pada website dibaca oleh suara komputer secara langsung. Yuk, simak langkah-langkahnya!


Apa Itu SpeechSynthesis API?


SpeechSynthesis API adalah fitur bawaan browser modern yang memungkinkan kita membuat teks diucapkan dengan suara komputer. API ini mudah digunakan dan mendukung pengaturan nada suara, kecepatan, dan volume.


Langkah-Langkah Membuat Text-to-Speech


Berikut adalah kode sederhana untuk menambahkan fitur Text-to-Speech:


<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Text-to-Speech</title>
</head>
<body>
    <!-- Tombol untuk memulai Text-to-Speech -->
    <button id="btn">Speak</button>

    <script>
        document.getElementById("btn").addEventListener("click", () => {
            var msg = "Glad to meet you, my friend!";
            const utterance = new SpeechSynthesisUtterance(msg);

            // Mengontrol pitch, rate, dan volume
            utterance.pitch = 1;
            utterance.rate = 0.5;
            utterance.volume = 1;

            speechSynthesis.speak(utterance);
        });
    </script>
</body>
</html>


Penjelasan Kode


  1. Tombol Speak: Tombol ini memulai fitur TTS ketika diklik.
  2. SpeechSynthesisUtterance: Objek yang memuat teks untuk diucapkan. Pada contoh ini, teksnya adalah "Glad to meet you, my friend!".
  3. Pengaturan Suara: Anda dapat mengontrol suara dengan tiga properti utama:
    1. utterance.pitch: Mengatur nada suara (0-2, default = 1).
    2. utterance.rate: Mengatur kecepatan pembacaan (0.1-10, default = 1).
    3. utterance.volume: Mengatur volume suara (0-1, default = 1).
  4. speechSynthesis.speak(): Fungsi untuk memulai pembacaan teks. 

 

Cara Mencobanya


  1. Salin kode di atas ke file HTML.
  2. Buka file tersebut di browser yang mendukung SpeechSynthesis API (seperti Chrome, Edge, atau Firefox).
  3. Klik tombol Speak dan dengarkan teksnya dibacakan!

 

Kesimpulan

 

SpeechSynthesis API adalah cara sederhana dan efektif untuk menambahkan fitur Text-to-Speech ke website Anda. Fitur ini sangat berguna untuk meningkatkan aksesibilitas, seperti membantu pengguna dengan gangguan penglihatan.


Terima kasih sudah membaca, dan sampai jumpa di artikel selanjutnya, Teknisi Serba Bisa!

Mengurangi Iklan di HP Xiaomi yang Mengganggu

Mengurangi Iklan di HP Xiaomi yang Mengganggu


Halo, Sobat Teknisi Serba Bisa!

 

Siapa yang tidak kesal dengan iklan yang tiba-tiba muncul di HP Xiaomi, terutama di aplikasi bawaan seperti Mi Video dan Mi Browser? Jangan khawatir, ada cara mudah untuk menghilangkan gangguan ini dan membuat pengalaman menggunakan MIUI jadi lebih menyenangkan.

 

Berikut langkah-langkah praktis yang bisa kamu coba:

 

Menonaktifkan MSA

  1. Buka Settings > Sandi dan Keamanan > Otorisasi dan Pencabutan.
  2. Geser toggle MSA ke kiri dan klik Cabut.

 

Menonaktifkan GetApps

  1. Buka Settings > Sandi dan Keamanan > Otorisasi dan Pencabutan.
  2. Scroll ke bawah, geser toggle GetApps ke kiri, dan klik Cabut.


Menonaktifkan Preferensi Layanan Iklan

  1. Buka Settings > Setelan tambahan > Layanan Iklan.
  2. Geser toggle Rekomendasi Iklan yang Dipersonalisasi ke kiri.


Menonaktifkan Iklan dari Aplikasi Tema

  1. Buka aplikasi Tema.
  2. Klik Profil (pojok kanan bawah), lalu buka Pengaturan (ikon roda gigi di pojok kanan atas).
  3. Geser toggle Tampilan Iklan ke kiri.

 

Setelah melakukan langkah-langkah ini, iklan yang mengganggu akan berkurang drastis, sehingga kamu bisa menikmati HP Xiaomi dengan lebih nyaman.

 

Semoga tips ini bermanfaat! Jika kamu merasa artikel ini membantu, jangan lupa untuk bagikan ke teman-teman kamu agar mereka juga tahu cara menghilangkan iklan di HP Xiaomi.